Forex Trading Basic

6 Buku Barbara Rockefeller Yang Akan Membuat Anda Jagoan Trading Forex, Berisi Hal Berikut

tips-Barbara-Rockefeller-jagoan-trading
Barbara Rockefeller
Ulasan Mengenai Buku-Buku Terbitan Barbara Rockefeller Yang Sudah Cukup Bisa Membuat Anda Mahir Trading Forex.

Ulasan Mengenai Buku-Buku Terbitan Barbara Rockefeller Yang Sudah Cukup Bisa Membuat Anda Mahir Trading Forex.

Bagi seorang trader yang sudah berpengalaman, tentunya sudah mengenal Barbara Rockefeller. Dia adalah seorang trader forex wanita veteran dan dikenal sebagai pioner analisa teknikal. 7 buku karya-nya terpajang sebagai buku populer tentang trading forex di Amazon.com. Berikut adalah Daftar buku populer karya Barbara Rockefeller:

1. The Baby Boomer Survival Guide (Humanix, 2014)

2. The Foreign Exchange Matrix (Harriman House, 2013)

3. Technical Analysis for Dummies (Wiley, 2004)—Revised Edition in March 2014

4. The Global Trader (Wiley, 2001)

5. CNBC 24/7–Trading Around the Clock, Around the World (Wiley, 2000)

6. How to Invest Internationally (Japanese, Franklin-Covey, 1999)

Dalam teori teknikal analisis yang diusung oleh Barbara Rockefeller dalam bukunya berjudul Technical Analysis for Dummies, seorang teknikalis perlu untuk memperhatikan beberapa prinsip-prinsip perdagangan berikut:

1. Ketahui Harga Dengan Baik Melalui Pola-Pola Candlestick

Setiap pergerakan harga dalam bentuk candlestick bisa dimanfaatkan untuk membaca sentimen pasar. Artinya setiap pola candlestick yang terbentuk, memberikan banyak informasi kepada Anda akan kemana harga bergerak. Ketahui pola-pola candlestick penting dalam trading forex disini.

2. Gunakan Indikator Yang Cocok Dengan Anda.

“Ada cukup banyak indikator yang bisa Anda gunakan di dunia ini. Anggap saja analisa teknikal sebagai supermarket khusus indikator. Kalau belum ketemu indikator yang cocok di satu bagian, maka teruslah cari di bagian lain. Jangan paksakan satu indikator yang jelas-jelas tidak cocok hanya karena produk itu dianggap paling laris,” nasihat Barbara Rockefeller.

3. Trading Pada Apa Yang Anda Lihat Di Chart

Dengan memahami pola-pola candlestick reversal dan continuity, Anda akan mendapatkan analisa dengan tingkat akurasi yang tinggi  yang bisa memberikan gain hingga 40%.

“Ketika melihat pola double bottom, Anda akan mendapatkan sinyal buy karena idealnya harga akan bergerak naik setelah membentuk pola tersebut. Prinsip ini sering terbukti tepat dan bisa mendatangkan gain sekitar 40 persen,” ujar Barbara.

4. Ketahui Level Support & Resistance

Pastikan Anda memberikan garis-garis support & resistance (SR) di chart Anda.

“Sebagai langkah antisipasi, selalu perhatikan level support dari instrumen trading Anda. Jika harga break dari level SR, maka bersiap-siaplah untuk segera bertindak,” saran Barbara Rockefeller.

5. Jadikan Tren Sebagai Teman Anda

Memahami breakout akan membuat Anda bersahabat dengan pasar. Trading hampir pasti menguntungkan apabila Anda masuk pasar searah dengan breakout.

6. Convergence & Divergence

“Jika harga terlihat menguat namun indikator momentum justru turun, ada kesenjangan yang perlu diwaspadai. Itu artinya, uptrend harga sebentar lagi akan terhenti sejenak, retrace, atau bahkan berbalik. Apabila Anda tipe trader risk averse, segeralah keluar,” kata Barbara.

7. Lakukan ‘Backtest’ Indikator Anda

“Jika Anda berencana melakukan backtest untuk menentukan parameter indikator, laksanakanlah dengan benar. Gunakan history harga sebanyak-banyaknya, tapi jangan terlalu terpaku pada angka keberhasilan,” ucap Barbara.

Hasil backtest kurang bisa menjadi patokan win rate karena bahan dasar pengujiannya adalah harga di masa lalu. Daripada mencari ketepatan angka tersebut, fokuslah untuk mengamati perilaku harga dan parameter indikator yang potensial saat melakukan backtest. “Karena bagaimana pun juga, angka yang bisa tepat memperkirakan keberhasilan di masa depan itu tidak ada,” ungkap Barbara Rockefeller.

8. Indikator Teknikal Tidak Bisa Selalu Benar

Sebagus-bagusnya suatu setup pasti ada kelemahannya. Sebaik-baiknya suatu indikator pasti ada gagalnya. Ketidaksempurnaan dalam analisa teknikal haruslah menjadi gagasan yang dimaklumi setiap trader. Seperti kata Barbara Rockefeller, indicators are only arithmetic, not magic.

Menurut Barbara, Anda perlu menyadari bahwa tidak ada indikator yang sempurna yang bisa selalu benar dalam analisa. Tidak perlu juga Anda membeli indikator bahkan dengan biaya yang mahal. Daripada selalu berharap kesempurnaan dalam indikator Anda, lebih baik Anda mengoptimalkan kan indikator gratis yang sudah ada. Karena kemampuan Anda memanfaatkan indikatorlah yang akan menentukan kesuksesan trading forex Anda.

Menurut Barbara Rockefeller, “indikator rahasia itu semestinya tidak ada. Tak seharusnya juga trader membeli indikator, karena indikator bisa didapatkan gratis di mana saja.”9. 

9. Pahami Berita Ekonomi Penting

Level harga tinggi baru atau level rendah baru seringkali mencerminkan terbentukan sebuah tren baru. Dan biasanya secara spesifik itu terjadi karena adanya sebuah berita ekonomi penting. Berita baru yang menyebabkan terjadi new high or low sering disebut event. Terdapat pula sesuatu yang tidak bisa diprediksi terjadi yang bisa mempengaruhi harga seperti terjadi perang, terorisme atau bencana alam. Semua itu perlu Anda pahami untuk bisa menganalisa dengan benar.

10. Tidak Hanya Teknikal, Fundamental Juga Penting.

Analisa teknikal penting digunakan untuk menentukan level-level harga yang tepat untuk melakukan transaksi. Dengan ditunjang dengan analisa fundamental yang baik, bisnis forex trading Anda akan berjalan terencana dan memiliki akurasi yang tinggi.

About the author

Forex Sniper

Pengamat dan Pelaku Investasi Saham & Forex Sejak 2012

Add Comment

Click here to post a comment

Sponsored

Subscribe to our Newsletter